.png)
Delegasi Kedutaan Besar AS Kunjungi Koleksi Keuneubah Aceh MNI
11 Mar 2026
Southeast Asia Museum Services (SEAMS) melalui Koleksi Kita bersama Museum Nasional Indonesia (MNI) menerima kunjungan delegasi dari Amerika Serikat dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk melihat secara langsung koleksi yang ditampilkan dalam pameran digital Keuneubah Aceh.
Keuneubah Aceh merupakan pameran digital yang menampilkan sejumlah koleksi bersejarah Aceh yang tersimpan di Museum Nasional Indonesia.
Pameran ini diluncurkan oleh SEAMS melalui Koleksi Kita, yang didanai oleh U.S. Ambassador Funds for Cultural Preservation (AFCP), bekerja sama dengan Museum Nasional Indonesia, di platform Google Arts & Culture pada 10 Februari 2026.
Melihat Koleksi Lebih Dekat
Pameran ini menampilkan 42 objek pilihan yang berasal dari masa Perang Aceh (1873–1904). Terhadap objek-objek tersebut telah dilakukan penelitian provenans, dokumentasi oral history, serta pendokumentasian detail menggunakan standar Getty Vocabularies, sebuah sistem kosakata terkontrol yang dikembangkan oleh Getty Conservation Institute.
Pada masa kolonial, berbagai objek tersebut masuk ke dalam koleksi kolonial dan kemudian menjadi bagian dari koleksi Museum Nasional Indonesia. Sebagian objek tersebut saat ini disimpan di ruang penyimpanan koleksi museum.
Kunjungan ini dihadiri oleh delegasi Amerika Serikat, Kedutaan Besar Amerika Serikat dan alumni program AS di Jakarta, antara lain Grace Carroll dari U.S. Department of State, Washington DC, Emily Magaziner, Pira Vindiartha, Daniel Limantara, dan Marry Marcela, yang datang untuk melihat secara langsung koleksi yang ditampilkan dalam pameran tersebut.
Kegiatan dibuka oleh Dyah Pandam Mitayani, Project Lead untuk Koleksi Kita, yang mempresentasikan tema-tema utama dalam pameran digital Keuneubah Aceh di platform Google Arts & Culture.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tur objek yang dipandu oleh para kurator Museum Nasional Indonesia, yang juga merupakan bagian dari tim penelitian yang melakukan kunjungan lapangan ke Aceh dalam rangka studi objek-objek Keuneubah Aceh. Tur ini turut didampingi oleh Ibu Indira Esti Nurjadin, Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), serta Muhammad Rosyid Ridlo, Kepala Museum Nasional Indonesia.
Di akhir kunjungan, para delegasi juga berkesempatan melihat secara langsung beberapa koleksi Aceh yang ditampilkan dalam pameran tetap museum, salah satunya adalah Bendera Alam Peudeung.
Tentang US AFCP
Pameran digital Keuneubah Aceh merupakan salah satu kegiatan yang didukung oleh U.S. Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP), sebuah program dari Pemerintah Amerika Serikat yang mendukung pelestarian bangunan bersejarah, situs arkeologi dan budaya, objek serta koleksi museum, serta berbagai ekspresi budaya tradisional di berbagai negara.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi SEAMS, Museum Nasional Indonesia, dan para delegasi untuk melihat lebih dekat koleksi yang telah diteliti, sekaligus berbagi pengetahuan mengenai pelestarian warisan budaya serta memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada publik yang lebih luas.